Penyakit Kelumpuhan yang Ditanggung Asuransi

Penyakit Kelumpuhan yang Ditanggung Asuransi

Info asuransi Indonesia menyebutkan bawah asuransi kesehatan terdiri atas 3 jenis. Tergantung jenis perawatan, asuransi rawat inap untuk membiayai perawatan yang menyebabkan tertanggung tinggal di rumah sakit dan asuransi rawat jalan untuk tertanggung yang melakukan pelayanan medis dalam pengamatan. Keikutsertaan, wajib merupakan pembelian maupun pembayaran yang dilakukan dengan wajib untuk mengikuti peraturan sama seperti karyawan yang memiliki polis untuk mematuhi dalam peraturan dalam perusahaan. Selain itu, jenis asuransi berdasarkan biaya yang akan ditanggung terdiri atas tanggungan total dan tanggungan tinggi. Tanggungan total merupakan asuransi dengan seluruh biaya perawat akan dibayarkan oleh perusahaan.

Berikut adalah Smarthealth Maxi Violet:

  • Untuk mengganti biaya perawatan saat sakit maupun mengalami kecelakaan termasuk melahirkan.
  • Untuk mendapatkan asuransi ini seseorang harus berusia 15 hari hingga 60 tahun atau >60 hingga 70 tahun atau untuk melakukan perpanjangan polis.
  • Manfaat yang diperoleh akan didapatkan dengan menggunakan Allianz Medical Hotline 24 jam 365 hari dalam setahun untuk kebutuhan medis dan informasi lainnya.
  • Untuk program rawat inap terdapat mekanisme tidak perlu bayar dan Admedika sesuai dalam polis dengan cara menunjukkan kartu dan mendapatkan manfaat dari pihak asuransi.
  • Untuk program ini dapat memilih berbagai jenis rumah sakit yang diinginkan sesuai dengan pelayanan kesehatan dan kemampuan dalam membayar maupun mengajukan klaim.

Berdasarkan info asuransi Indonesia, Allianz menanggung penyakit kritis salah satunya kelumpuhan. Kelumpuhan merupakan kondisi dimana beberapa dari bagian tubuh tidak mampu digerakkan hal ini biasanya diakibatkan oleh gangguan yang terjadi pada otot maupun saraf karena adanya cedera maupun penyakit. Kelumpuhan dapat terjadi secara permanen maupun dalam waktu yang tidak terlalu lama. Penanganan kelumpuhan harus segera dilakukan melalui alat bantu untuk gerak, operasi, obat-obatan dan fisioterapi.

Berikut adalah beberapa penyebab terjadi kelumpuhan:

  • Stroke terjadi pada bagian wajah atau tubuh seperti sisi wajah, tungkai dan lengan secara mendadak.
  • Bell’s palsy dengan kelumpuhan pada wajah tanpa disadari mengalami kelumpuhan pada bagian lainnya.
  • Cedera otak yang membuat gangguan fungsi otak dan memicu terjadinya kelumpuhan pada bagian tubuh.
  • Cedera saraf yang terjadi pada bagian tulang belakang seperti lengan, otot maupun tungkai secara perlahan.
  • Polio yang terjadi secara perlahan karena terinfeksi oleh polio sehingga membuat bagian lengan dan tungkai lumpuh.

Sesuai dengan info asuransi Indonesia gejala yang ditimbulkan dari kelumpuhan adalah tidak dapat menggerakkan beberapa bagian tubuh secara tiba-tiba. Monoplegia merupakan kelumpuhan yang terjadi pada tungkai maupun lengan, hemiplegia merupakan kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh dan tungkai, diplegia merupakan kelumpuhan pada kedua sisi wajah maupun kedua lengan. Selain itu, paraplegia dengan kelumpuhan pada kedua tungkai dan quadriplegian kelumpuhan yang terjadi pada kedua tungkai dan lengan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *