Direktur Allianz: Mitos-Mitos Keliru Tentang Asuransi Jiwa yang Bisa Menjerumuskan Masyarakat

direktur allianz baru

Alexander Grenz diangkat menjadi Direktur Allianz Indonesia baru, serta berkontribusi besar membawa Allianz Indonesia tumbuh pesat dibandingkan dari sebelumnya. Masa-masa sulit perusahaan asuransi di Indonesia terjadi pada saat pandemi covid-19, di mana Pada saat itu angka penjualan asuransi turun sedangkan klaim meningkat tajam akibat risiko yang dialami oleh para peserta asuransi, termasuk diantaranya adalah klaim asuransi kematian, menyebabkan banyak perusahaan asuransi di Indonesia tumbang atau bangkrut.

Pentingnya Proteksi Dengan Asuransi Jiwa

Pandemi covid 19 yang terjadi beberapa tahun lalu juga ikut membuka lebar mata masyarakat mengenai pentingnya diproteksi menggunakan asuransi jiwa, yaitu salah satu produk keuangan yang punya fungsi sebagai proteksi dimana nantinya akan memberikan sejumlah uang pertanggungjawaban kepada peserta aturan si kelak ketika tertanggung meninggal dunia, nilai manfaat dari asuransi jiwa ini juga bisa optimal hingga milyaran rupiah, tergantung permintaan nasabah pada awal pembelian asuransi tersebut, ada beberapa alasan mengapa asuransi jiwa ini penting untuk dimiliki, diantaranya adalah:

  • Punya asuransi jiwa sama artinya seperti sedia payung sebelum hujan, di mana resiko kematian sudah pasti akan dialami oleh siapa saja, Hanya tinggal menunggu waktu. Kematian yang terjadi pada sosok pencari nafkah atau tulang punggung keluarga bisa menyebabkan goncangan finansial terhadap keluarga yang ditinggalkan, punya asuransi akan memproteksi risiko krisis finansial tersebut.
  • Berasuransi artinya sudah selangkah lebih maju dalam mengelola keuangan, dimana Anda tidak hanya fokus pada kebutuhan sehari-hari dan menabung saja, melainkan juga sudah mempersiapkan diri terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi di masa depan, tidak lain adalah kematian dari pencari nafkah dalam rumah tangga, dimana setiap bulan sudah berkontribusi membayar sejumlah premi untuk manfaat yang akan dirasakan di masa depan.
  • Asuransi jiwa nantinya akan mencegah krisis dalam keluarga, yaitu krisis finansial yang terjadi akibat tidak ada lagi yang mencari uang atau memberikan nafkah, bisa saja hal tersebut menyebabkan anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan, kesulitan dalam membiayai kebutuhan hidup sampai dengan menumpuk utang untuk biaya sehari-hari.

Mitos-Mitos Keliru Tentang Asuransi Jiwa

Direktur Allianz menyebutkan bahwa masih banyak stigma negatif atau mitos keliru mengenai produk asuransi jiwa yang membuat banyak masyarakat masih menunda pembeliannya, Berikut ini beberapa diantaranya, yaitu:

  • Premi asuransi jiwa sudah pasti mahal, banyak orang yang memutuskan untuk tidak membeli asuransi jiwa Karena takut dengan beban biaya premi yang harus dibayarkan setiap bulan, karena untuk bisa merasakan manfaat atau proteksi dari asuransi maka harus berkontribusi terhadap pembayaran premi. Padahal di zaman sekarang ada banyak pilihan perusahaan yang mengeluarkan asuransi jiwa dengan premi mahal, bahkan preminya sendiri bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing.
  • Asuransi jiwa hanya dibutuhkan oleh orang tua, faktanya adalah kematian bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, tidak harus menunggu tua untuk meninggal dunia. Ada banyak juga diantaranya anak muda yang sudah menghadapi ajal, bahkan harus meninggalkan anak-anak di usia yang masih kecil dengan pasangan yang tidak bekerja. Artinya membeli asuransi jiwa bisa dilakukan mulai dari sekarang tanpa harus ditunda-tunda, karena semakin ditunda harga premi jadi semakin mahal.
  • Klaim manfaat asuransi jiwa ribet, siapa yang merasa bahwa klaim untuk mendapatkan manfaat asuransi ini atau ribet, karena harus menyertakan berbagai macam dokumen, mengisi formulir disertai dengan berbagai syarat dan ketentuan lain. Padahal sebenarnya saat ini ada banyak perusahaan asuransi yang punya fasilitas klaim mudah berbasis online, memungkinkan peserta untuk merasakan manfaat klaim dengan cepat dan mudah.
  • Merasa lebih aman menabung uang dibandingkan dengan membayar asuransi, Karena untuk menerima manfaat asuransi harus diajukan klaim, maka banyak yang beranggapan bahwa menabung justru jauh lebih aman dibandingkan dengan membeli asuransi. Padahal sekedar menabung uang saja tidak menjamin keamanan dana tersebut, apalagi ketika mengalami musibah sewaktu-waktu.

Direktur Allianz punya beberapa pilihan produk asuransi jiwa terbaik untuk yang masih pemula, baik itu asuransi murni maupun unit link.